#renungan

*KEHENDAK-MU, KERINDUANKU*

Kamis 06 Des 2018

_`Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga` (Mat 7:21)_


Sabda Tuhan di atas mengingatkan kita semua bahwa untuk bersatu dengan Bapa, tidaklah cukup hanya berdoa. Kita perlu dan harus melakukan tindakan nyata dalam hidup sehari-hari kita.

Dalam aktivitas-aktivitas kita yang paling sederhana sekalipun, kita harus mengutamakan kehendak dan rencana Tuhan. Roh Kudus yang telah Tuhan curahkan kepada kita masing-masing menolong kita untuk bisa mengerti dan mengetahui apa yang menjadi kehendak Tuhan. Dengan kuasa-Nya pula kita akan dimampukan, diarahkan, dan dikuatkan untuk melakukan kehendak Tuhan. St. Theresia Lisieux mengatakan bahwa kesucian sejati terletak pada melakukan kehendak Allah.

Seringkali kita tidak bisa mengatakan dengan sepenuh hati, `Terjadilah kehendak Tuhan!` karena kita takut menderita. Tanpa sadar, itu berarti kita takut Tuhan menghendaki yang buruk bagi kita. Kita meragukan cinta-Nya. Atau, kita tidak meragukan cinta-Nya, tetapi meragukan kuasa-Nya. Mari kita resapkan sabda-Nya, `Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan` (Yer 29:11).

*_Sr. M. Enrika, P.Karm_*

Kamis 06 Des 2018
Pfak S. Nikolaus, Uskup
Yes 26:1-6; Mzm 118:1.8-9.19-21.25-27; Mat 7:21.24-27

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/HlLX4weRJMw9a2Rga6lskp
atau
https://chat.whatsapp.com/LqR1G3kmVOFKZWZkgDBvBH
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup