#renungan

*PANCARAN KEBAIKAN ALLAH*

Senin 07 Jan 2019

_`Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita` (1Yoh 3:23)_


Mengapa kasih kita kepada Allah harus meluas kepada sesama? Cintakasih persaudaraan yang Tuhan perintahkan kepada kita berbeda dari kecenderungan kodrati. `Jikalau seorang berkata: `Aku mengasihi Allah,` dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya` (1Yoh 4:20). Kecenderungan kodrati mencondongkan kita untuk melakukan kebaikan dengan maksud menyenangkan orang lain. Kecenderungan ini juga membuat kita mengasihi mereka yang baik terhadap kita, membenci mereka yang jahat kepada kita, dan acuh tak acuh kepada sesama. Jadi, kecenderungan kodrati membuat kita mengasihi sesama karena kualitas kebaikan yang dimilikinya dan untuk keuntungan yang kita terima darinya.

Sebaliknya, cintakasih yang sejati berkembang memancarkan kebaikan, membuat kita tetap mengasihi sesama, tidak hanya mereka yang baik terhadap kita, namun juga yang tidak baik, bahkan musuh kita. Cintakasih membuat kita mencintai sesama sebagai diri kita yang lain. Cintakasih mensyaratkan nilai iman dan kebenaran ilahi.

Yesus, semoga aku dapat memancarkan kasih-Mu kepada sesamaku.

*_Sr. M. Sesilia L., P.Karm_*

Senin 07 Jan 2019
Pfak S. Raimundus dr Penyafort, Im
1 Yoh 3:22-4:6; Mzm 2:7-8.10-11; Mat 4:12-17.23-25

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/BtbeLXzHYB4CbJvCjqiMDj
atau
https://chat.whatsapp.com/IPls1pXxzAT18ZqnmGe0TO
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup