#renungan

*BENTUK KASIH YANG NYATA*

Selasa 08 Jan 2019

_`Marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah` (1Yoh 4:7)_


Allah, Sumber Kasih yang Sejati, terlebih dahulu mengasihi kita lewat pemberian diri-Nya agar kita hidup oleh kasih itu. Menghidupi kasih Allah berarti juga bertumbuh dalam kasih dan pengenalan akan Allah yang ditandai dengan kasih kepada sesama.

Setiap orang percaya bahwa kasih itu penting. Namun, seringkali kasih dianggap sama dengan perasaan. Pengertian tentang kasih dibelokkan dan dijadikan dangkal. Kasih hanya dianggap sebagai kesenangan. Nilai-nilai moral diremehkan dengan melegalkan hal-hal yang bertentangan dengan kasih sejati. Kasih duniawi ini tidak berbeda dengan cinta diri dan keacuhan terhadap orang lain.

Pada kenyataannya, faktor penting dari kasih adalah pilihan dan tindakan. Yesus memberikan teladan kasih yang sesungguhnya. Ia memberikan waktu bagi orang lain dengan menyembuhkan dan mengajar, berdoa dan memberi makan banyak orang. Ia memberikan diri-Nya bagi kita.

Kita perlu menemukan sumber kasih, kebaikan, dan perhatian dalam pribadi Allah. Bila kita merasa sulit untuk mengasihi, mari kita datang kepada kasih yang sejati dengan merenungkan kasih-Nya yang murni dan kuat, yang penuh kebaikan dan kemurahan hati. Maukah kita menjawab kasih-Nya melalui pilihan dan tindakan nyata bagi orang lain?

Tuhan, ajarilah aku mengasihi dalam tindakan nyata.

*_Sr. M. Eusebia, P.Karm_*

Selasa 08 Jan 2019
Pesta S. Petrus Tomas, Usk (O.Carm, P.Karm/CSE)
1 Yoh 4:7-10; Mzm 72:2-4.7-8; Mrk 6:34-44

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/BtbeLXzHYB4CbJvCjqiMDj
atau
https://chat.whatsapp.com/IPls1pXxzAT18ZqnmGe0TO
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup