#renungan

*SENTUHAN KASIH*

Jumat 11 Jan 2019

_`Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: `Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.. Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu, dan berkata: `Aku mau, jadilah engkau tahir.. Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya` (Luk 5:12-13)_


Suatu kali Mother Teresa mengunjungi sebuah rumah sakit lepra. Ada seorang kusta yang melambaikan lengan dan tangannya yang tersisa serta mulai menyanyi, `Allah tidak memberikan sebuah hukuman atas diriku. Aku memuji Dia karena penyakitku telah berubah menjadi kunjungan dari Allah.` Seperti Ayub yang mampu berkata, `Dalam penderitaanku, aku tahu bahwa Penebusku hidup dan aku sendiri akan melihat-Nya memihak kepadaku, mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.` (bdk. Ayub 19:25-27).

Kusta adalah penyakit menahun yang menular yang menyerang kulit dan syaraf, yang secara perlahan-lahan menyebabkan kerusakan pada anggota tubuh. Banyak penderita kusta tidak mempunyai tangan, jari-jari kaki, daun telinga, dll. Penderita kusta umumnya dijauhi orang. Namun, Yesus menerima dan menyentuh orang penuh kusta itu dengan penuh belas kasih dan menyembuhkannya.

Pukulan-pukulan dalam hidup ini bisa membuat kita seperti berpenyakit kusta. Kita merasa terpuruk dan sendiri. Di sinilah kita harus tanpa ragu melemparkan diri dengan penuh iman ke dalam tangan belas kasih Tuhan. Tuhan adalah kasih. Pasti Ia menerima dan menyentuh kita.

Tuhan Yesus, dengan sentuhan kasih-Mu tahirkanlah aku!

*_Sr. M. Aileen, P.Karm_*

Jumat 11 Jan 2019
1 Yoh 5:5-13; Mzm 147:12-15.19-20; Luk 5:12-16

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/BtbeLXzHYB4CbJvCjqiMDj
atau
https://chat.whatsapp.com/IPls1pXxzAT18ZqnmGe0TO
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup