#renungan

*PANGGILAN TUHAN*

Kamis 11 Apr 2019

_`Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, ...` (Kej 17:5ab)_


Betapa indahnya ketika saya menerima jubah dan mendengar `panggilan Tuhan` melalui imam, `Mulai sekarang namamu bukan lagi T`, melainkan Sr. Cornelia`. Itulah hari saya merasa sangat bahagia. Ada suatu perubahan dalam diri saya yang tidak dapat saya ungkapkan. Saya memulai hidup yang baru dengan panggilan baru. Seperti kisah Abraham, Allahlah yang terlebih dahulu mengambil inisiatif untuk mengikat perjanjian dan memanggil dia dengan nama yang baru. Tidak sampai di situ saja, tetapi Allah berjanji akan memberi seluruh tanah Kanaan kepada Abraham dan keturunannya, dengan syarat: mereka harus berpegang pada perjanjian dengan-Nya.

Namun, apa yang terjadi? Taufan pencobaan menerpa sampai saya harus mengambil keputusan untuk tetap setia atau tidak. Detik-detik terakhir memutuskan pun, saya masih diliputi keraguan, `Apakah Tuhan salah memilih saya?` Saudari saya menguatkan saya. Saya juga ingat St. Teresa Avila mengatakan, `Panggilan saya menjadi suster merupakan anugerah yang sangat besar` (JK 8,2). Apa yang harus saya lakukan adalah hidup dengan segenap hati setiap hari. Masa lalu dan masa depan ada dalam tangan Tuhan.

Tentu, Anda juga pernah mengalami pencobaan dalam panggilan. Janganlah tergesa-gesa mengambil keputusan, Anda akan menyesal. Anda perlu bimbingan, perlu berdoa dalam keheningan untuk mendengarkan Tuhan supaya Anda melakukan kehendak-Nya dan menerima berkat-Nya.

*_Sr. M. Cornelia, P.Karm_*

Kamis 11 Apr 2019
Pfak S. Stanislaus, UskMrt
Kej 17:3-9; Mzm 105:4-9; Yoh 8:51-59

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/EgQQ6hU2syP21PH4labld4
atau
https://chat.whatsapp.com/GGzEyegyTYHEFF6k90gdQP
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup