#renungan

*KEMERDEKAAN YANG SEJATI*

Jumat 19 Feb 2021

_Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman...(Yes 51:6)_


Di awal masa prapaskah ini Nabi Yesaya mengajak kita untuk menghayati puasa yang benar sesuai firman Tuhan.

Tuhan menghendaki agar kita menghayati puasa kita dengan membuka ikatan-ikatan yang membelenggu kemerdekaan dan sukacita sejati sebagai anak Allah. Untuk dapat merasakan kemerdekaan dan sukacita kita harus berhenti marah dan belajar menguasai diri, berhenti berkata kasar dan mulai bertutur kata lembut, berhenti dendam dan belajar memaafkan, berhenti berprasangka buruk dan belajar berpikir positif, berhenti membenci dan belajar mencintai, berhenti membanggakan diri dan belajar bersikap rendah hati. Tutup televisi, baca Kitab Suci, matikan handphone, nyalakan lilin dan berdoalah!

Dengan menyediakan banyak waktu untuk berdoa kita menunjukkan kerelaan untuk memikul kuk Kristus yang enak dan ringan yang Dia letakkan diatas pundak kita. Pada saat itu juga kita melepaskan tali-tali kuk yang kita pasang sendiri pada diri kita dan dengannya kita menjadi tertekan.

Mari kita menghayati puasa dengan baik sehingga kerajaaan damai, sukacita dan kemerdekaan sejati itu menjadi milik kita seutuhnya;

*_Sr. M.Yovita, P. Karm_*

Jumat 19 Feb 2021
Hari Jumat Sesudah Rabu Abu
Yes 58:1-9; Mzm 51:3-6.18-19; Mat 9:14-15

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/Fm97PkK2pWOL9cYpY1Bk1r
atau
https://chat.whatsapp.com/GMPRFmKkjB50xnOc15iZo7
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup