#renungan

*RAHMAT PERUTUSAN*

Kamis 29 Apr 2021

_Aku berkata kepadamu: `Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ... (Yoh 13:16)_


Ayat di atas mengingatkan kita sebagai orang yang dipanggil mengikuti Yesus supaya tidak mengharapkan nasib yang lebih baik daripada apa yang dialami Yesus.

Setiap orang Kristen dipanggil oleh Yesus menjadi utusan-Nya dalam bentuk pelayanan apapun yang dipercayakan oleh Tuhan kepada kita. Seseorang yang dipanggil secara khusus membaktikan hidupnya untuk Tuhan sebagai imam, biarawan, biarawati atau panggilan sebagai rasul awam, bisa hidup berkeluarga atau hidup tidak menikah untuk melakukan perutusan dari Tuhan.

Sebagai seorang utusan tidak perlu menghitunghitung sukses atau kegagalan yang dialaminya. Ia haruslah merasa puas, bila ia ditolak atau diterima seperti Tuhan yang mengutusnya mengalami hal yang sama. Berbahagialah sebab diperkenankan ambil bagian dalam penderitaan Tuhan dan merasakan hal yang sama seperti tuannya. Ketika mengalami cobaan dan tantangan, ia dapat mempersatukannya bersama dengan Yesus. Di dalam perutusan, jika kita dapat menerima dan menghargai segala berkat dan salib penderitaan yang dialami dengan tulus hati, maka kita akan mengalami damai dan sukacita-Nya.

*_Sr. Katarina M., P.Karm_*

Kamis 29 Apr 2021
Pw St. Katarina dari Siena,Perawan dan Pujangga Gereja
Kis 13:13-25; Mzm 89:2-3.21-22.25.27 ; Yoh 13:16-20

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/F8eqjhDaE6JFSsYhsN7jIN
atau
https://chat.whatsapp.com/K7d3ByW0KVB88i1nyZKFWM
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup