PILIHAN ALLAH
Kamis 13 Okt 2016Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.(Efesus 1:4) Ef 1:1-10; Mzm 98:1-6
Luk 11:47-54 ---o---
Bisakah Anda bayangkan di mana Anda berada 100 tahun yang lalu? Mungkin Anda hanya akan ter-tawa dan mengatakan, '100 tahun yang lalu saya belum ada dalam pikiran orangtua saya, bahkan mung-kin mereka belum berjumpa.' Tahukah Anda, keberada-an Anda hari ini sudah diketahui sejak 100 tahun yang lalu, bahkan sebelum dunia ini dijadikan. Allah Bapa kita di surga mengetahui-Nya karena Dialah yang mencipta-kan kita dan merencanakan hari-hari kehidupan kita jauh sebelumnya (bdk. Ef 1:4; Mzm 139:16).
Allah menciptakan setiap pribadi manusia semata-mata karena kasih. Di dalam diri kita masing-masing Allah menanamkan kerinduan akan Dia dan untuk selalu mencari Dia karena Dia menghendaki supaya kita bersa-tu dengan-Nya di dalam kekudusan, menjadi sempurna seperti Dia pun sempurna adanya (bdk. Mat 5:48). Allah mengerti, hanya di dalam Dialah kita bisa menemukan kebahagiaan dan sukacita yang sejati. Karena kerinduan Allah itulah maka kita, manusia, sesungguhnya dicipta-kan untuk kekekalan bersama Dia.
Kasih dan rahmat Allah selalu tercurah bagi kita. Hanya saja pilihan di mana kita akan menghabiskan kekekalan�dalam kebahagiaan abadi di surga atau dalam penderitaan tiada akhir di neraka�kembali lagi pada kita.
Jadi, apa pilihan Anda? (Yohana Endang) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.