#renungan

*IMAN YANG TEGUH*

Rabu 03 Agust 2022

_Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita (Mat 15:22)_


Injil hari memperlihatkan kepada kita suatu teladan iman dan kerendahan hati dari seorang perempuan Kanaan. Sebagai seorang ibu, tentunya perempuan ini sangat menderita sekali ketika menyaksikan anaknya kerasukan setan. Sekalipun ia bukan seorang Yahudi, namun karena cintanya yang besar kepada anaknya, ia berani mencari Yesus dan memohonkan kesembuhan bagi anaknya. Ia sujud menyembah, bertekun dan bersabar, sekalipun dihina dan direndahkan, ia percaya bahwa Yesus akan menyembuhkan anaknya, karena Ia adalah Allah Yang Maharahim. Yesus menyembuhkan anak perempuan Kanaan ini, tanpa berbicara, tanpa ritual apa pun, Yesus hanya berkata, `Jadilah...` (Mat. 15:28) dan setan itu pun keluar.

Daud pun memohonkan kesembuhan bagi anaknya dengan cara yang sama. Dia berpuasa, tidur di lantai, dan menangis berdoa meminta belas kasihan kepada Allah. Dia sadar dia tidak layak meminta, tetapi dia tahu hanya Allah yang bisa menolong. Tetapi Allah menolak permohonan dia dan anaknya mati. Tetapi Daud tidak marah kepada Allah. Ini membuktikan ketulusan hati dan kerendahan hati yang sejati. Jika kita meminta sesuatu, dan Allah menolak permintaan kita, akankah kita marah dan kecewa kepada-Nya?

*_Sr. M. Christa, P.Karm_*

Rabu 03 Agust 2022
Yer 31:1-7; MT Yer 31:10-13; Mat 15:21-28

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/BtbeLXzHYB4CbJvCjqiMDj
atau
https://chat.whatsapp.com/IPls1pXxzAT18ZqnmGe0TO
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup