#renungan

*DARI KEKURANGAN MENJADI BERKELIMPAHAN*

Minggu 19 Jan 2025

_Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: `Mereka kehabisan anggur.` (Yoh 2:3)_


Anggur adalah minuman yang sangat penting dalam pesta Yahudi, sehingga `tanpa anggur tidak ada sukacita` kata seorang rabi Yahudi. Karena itu, kehabisan anggur dalam pesta pernikahan berarti bencana bagi keluarga penyelenggara. Kejadian kehabisan anggur ini terjadi dalam sebuah perkawinan di kota Kana.

Maria melihat keadaan yang sulit ini. Ia tidak tinggal diam melainkan bertindak. Ia tahu kepada siapa harus meminta pertolongan, yaitu kepada Yesus, Anaknya. Akhirnya Yesus mengabulkan permohon Ibu-Nya. Ia melakukan mukjizat, yaitu mengubah air menjadi anggur. Anggur yang dihasilkan bukanlah anggur biasa, melainkan anggur yang baik. Pemimpin pesta memuji anggur ini. Tentu saja semua tamu undangan juga merasakan kegembiraan karena anggur itu.

Dari kisah ini, kita dapat percaya bahwa Maria juga melihat apa yang kurang dalam kehidupan kita. Selain kekurangan dalam hal jasmani, kita mungkin kurang dalam kesejahteraan rohani. Kita tidak perlu takut. Kita dapat berdoa Rosario, novena Tiga Salam Maria, dan sebagainya. Dari kekurangan, kita juga dapat memperoleh kebaikan yang melimpah dari Tuhan.

*_Rm. Klimakus de Jesu, CSE_*

Minggu 19 Jan 2025
Hari Minggu Biasa II
Hari kedua Pekan Doa Sedunia
Yes 62:1-5 Mzm 96:1-3.7-10 1Kor 12:4-11; Yoh 2:1-11

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
http://www.renunganpkarmcse.com

*Join WA-Grup RenunganPKarmCSE, klik (pilih salahsatu)*
https://chat.whatsapp.com/ExXbG090xHL1rxQfk2kXef
atau
http://renunganpkarmcse.com/wagrup