BAIK ATAU TIDAK BAIK YANG ENGKAU KERJAKAN?
Rabu 02 Apr 2025Hari Biasa Pekan IV Prapaskah `sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak` (Yoh 5:19b) Yes 49:8-15 Mzm 145:8-9.13-14.17-18; Yoh 5:17-30 ---o---
Dalam perutusan Yesus ke tengah-tengah dunia, Yesus melakukan hal-hal yang baik, menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, dan lainlain. Intinya: menolong orang yang menderita, dan yang terutama memberikan keselamatan kekal.
Saat Yesus mengatakan bahwa Ia bekerja seperti Bapa-Nya, orang-orang Yahudi mau menganiaya Dia karena menganggap-Nya menghujat Allah dengan menyebut Allah sebagai Bapa-Nya, dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah. Pada umumnya orang-orang Yahudi mengerjakan apa yang dikerjakan ayah mereka. Kalau si ayah seorang tukang kayu, maka si anak pun akan menjadi tukang kayu. Kalau si ayah seorang nelayan maka si anak pun seorang nelayan karena si ayah akan mengajarkan keahliannya kepada anaknya. Yesus menjelaskan kepada mereka bahwa Ia mengerjakan pekerjaan Allah, Bapa-Nya, tidak dari diriNya sendiri, tetapi karena Bapa-Nya (bdk. ay. 19-20).
Di masa retret agung ini, mari kita kembali merenungkan, apa yang telah kita perbuat atau kita kerjakan di dalam kehidupan kita? Baik atau tidak baik? Semoga melakukan pekerjaan Allah, Bapa kita, senantiasa menjadi kerinduan kita. (Fr. Petrus Selestinus Maria, CSE) Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Terima kasih sudah membaca RenunganPKarmCSE.com. Semoga menjawab kerinduan Saudara/i akan sabda-Nya yang hidup. Dan boleh semakin membawa Saudara/i pada keselamatan melalui sabda-Nya.
Berbahagialah orang yang merenungkan sabda Tuhan siang dan malam.